19 DERPS / MATA JULING
Hurr Durr Herp Derp!
Which is your favorite derp? Let us know in the comments!
Tujuh Produk Gagal Apple

Steve Jobs baru saja mengundurkan diri sebagai Kepala Eksekutif Korporat (CEO) Apple Inc. Sepanjang sejarah perusahaan tersebut, tidak selalu produk yang mereka hasilkan mampu diterima dengan sangat baik oleh pasar - seperti yang saat ini melanda iPad, iPhone, dan iPod. Setidaknya ada tujuh produk gagal yang pernah dibesut Apple saat Steve Jobs masih berkarya di sana:
Apple III (1981)
Penerus Apple II yang sangat populer tersebut fokus ke pengguna bisnis dan tentunya harganya juga disesuaikan. Sayang, hardwarenya tidak handal. Apple kemudian kalah bersaing di pasar bisnis dengan IBM PC yang diluncurkan di tahun yang sama, dan juga pasar kompatibel PC yang tumbuh sangat pesat.
Lisa (1983)
Komputer komersial pertama yang diproduksi dengan antar muka grafis ini dipasarkan di harga US$9.995 saat diluncurkan. Begitu Macintosh yang harganya lebih murah diluncurkan setahun kemudian, Lisa kehilangan peminat.
NeXT Computer (1989)
Ini merupakan karya Steve Jobs setelah dipaksa keluar dari Apple. Komputer ini sangat canggih di masanya. Namun sama seperti Apple III dan Lisa, ia terlalu mahal untuk dimiliki oleh pengguna mainstream.
Puck Mouse (1998)
iMac merupakan produk penting pertama yang dihasilkan setelah Jobs kembali ke Apple pada tahun 1996 dan meraih sukses besar meski ia menggunakan mouse bulat yang kecil. Sayangnya, berhubung terlalu kecil, pengguna tidak bisa membedakan orientasi benda itu saat dipegang dan tidak terlihat karena tertutup oleh telapak tangan. Ini membuat mouse sulit digunakan.
The Cube (2000)
Komputer desktop kecil ini dilapisi oleh casing plastik yang sangat cantik. Ia memenangkan berbagai penghargaan dari sisi desain, namun gagal di pasaran karena harganya mahal. Ia juga tidak menawarkan kelebihan secara fungsional dibandingkan dengan komputer Mac biasa. Dari sisi desain, produk Apple ini melegenda, sayangnya tidak banyak orang yang ingin membayar mahal hanya untuk desain saja. Namun demikian, ide dari The Cube dilanjutkan oleh Mac Mini. Produk tersebut lebih berhasil di pasaran meskipun dari sisi desain, tidak istimewa.
iTunes Phone (2005)
iPhone bukanlah ponsel pertama Apple. Pada tahun 2005, Apple bekerjasama dengan Motorola Inc. untuk meluncurkan seri ROKR. Sebagai ponsel, Motorola ROKR cukup baik, namun sebagai pemutar musik, ia tertinggal jauh dibanding iPod. Ia hanya mampu menyimpan 100 lagu dan proses transfer lagu dari komputer sangat lambat. Apple juga dikritik karena tidak memperkenankan pengguna melakukan download lagu lewat jaringan seluler, sebuah limitasi yang juga diberlakukan pada pengguna iPhone generasi awal.
Apple TV (2007)
Upaya Apple untuk hadir di ruang keluarga dilakukan setengah hati, tidak seperti upaya Apple pada umumnya. Jobs sendiri belakangan menyebutkan bahwa Apple TV hanyalah merupakan hobi. Produk ini merupakan kotak kecil yang terhubung dengan TV serta ke Mac di rumah. Sebuah remote kecil memungkinkan pengguna memutar musik dan film dari Mac ke TV. Selain mahal, ia sulit dipasang dan digunakan. Film yang dibeli lewat iTunes juga beresolusi rendah dan tampak kabur di perangkat HDTV. Pada tahun 2010 Apple memperkenalkan Apple TV yang lebih murah, lebih baik, dan didesain untuk tersambung langsung ke Internet.
Kisah Nyata 5 Manusia "Vampir" di Dunia
5. Andrei Chikatilo

Juga dikenal sebagai Rostov Ripper dan pembunuh Shelter Belt, Andrei Chikatilo mengklaim korban pertamanya (seorang gadis berusia 9 tahun dengan nama Lena Zakotnova) pada tanggal 22 Desember 1978, dan berencana membunuh 52 jiwa.
Dia lolos dari penangkapan selama hampir 15 tahun. Mutilasi mata dan penghapusan lengkap atau sebagian dari organ seksual menjadi dua ciri khas dari kejahatan mengerikan itu.
Dia menargetkan remaja laki-laki dan perempuan, sering memperkosa dan mengorbankan mereka, serta minum darah mereka.
Ia akhirnya ditangkap dan dinyatakan bersalah atas 53 tuduhan pembunuhan. Selama persidangan, ia berperilaku tak menentu, berteriak kata-kata kotor dan pemukulan dirinya pada bilik jeruji dimana dia dikurung selama persidangan.
Ia menyatakan, "Aku adalah Seorang akibat kesalahan alam, seekor binatang gila." Dia dieksekusi pada tahun 1994.
4. James P. Riva

Ketika James Riva sudah 23 tahun dia menembak dan membunuh neneknya yang cacat sementara dia duduk di kursi roda, dan kemudian menusuknya beberapa kali di bagian hati. Pistol itu penuh dengan peluru emas dicat.
Dia minum darah yang menyembur dari luka-lukanya dan membakar rumahnya untuk menyingkirkan bukti.
Ia mengaku menjadi seorang vampir berusia 700 tahun yang perlu untuk minum darah, tapi dia juga mengaku neneknya juga vampir dan dia memberi makan dirinya pada malam hari saat ia tidur.
Dia dinyatakan bersalah atas pembunuhan tingkat kedua, pembakaran, penyerangan . Dia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atas tuduhan pembunuhan, dan 10 sampai 20 tahun untuk pembakaran.
3. Mauricio Lopez

Ketika Mauricio Lopez menemukan bahwa keponakannya (Mariella Mendez) berselingkuh dengan suami kakaknya, Macario Cruz, ia memutuskan untuk mengakhiri masalah dengan darah milik Cruz.
Dia menikam Macario Cruz tepat di hatinya di depan Mendez dan keempat anaknya. Dia kemudian mulai mengisi gelas plastik dengan darah Cruz dan meminumnya sebelum pergi meninggalkan lokasi.
Dia sekarang menghadapi tuduhan mulai dari pembunuhan tingkat dua untuk penyerangan dan diperparah dengan senjata mematikan.
2. Daniel dan Manuela Ruda

Pada tahun 2001, pasangan jerman ini membunuh Daniel dan asistennya, menikam dia 66 kali, memukul dia dengan palu dan minum darahnya. Setelah itu, mereka berhubungan seks di peti mati Manuela.
Mereka mengklaim telah bertindak atas perintah iblis dan mengatakan mereka memilih korban mereka (bernama Frank Hackert, usia 33) karena dia lucu dan akan menjadi badut pengadilan yang sempurna untuk Setan selama persidangan.
Mereka bertindak benar-benar tanpa penyesalan, mengancam saksi dan berkedip simbol setan. Daniel Ruda dihukum selama 15 tahun dan istrinya selama 13 tahun.
1. Richard Chase

Richard Chase lahir di Santa Clara County, California, pada 23 Mei 1950. Dikenal sebagai "Vampir dari Sacramento", dia membunuh enam orang dalam rentang satu bulan, mengorbankan jasad mereka dan minum darah mereka.
Keluarganya bermasalah, Chase menunjukkan tanda-tanda masalah psikologis pada usia dini dan, kemudian, dirinya mendapatkan reputasi sebagai pengguna narkoba dan alkohol kronis selama masa remajanya.
Ia menjadi terobsesi dengan cairan tubuh, pernah dirawat di rumah sakit karena
keracunan darah kelinci yang ia suntikkan ke tubuhnya.
Dia melakukan pembunuhan pertama pada tanggal 29 Desember 1977. Dia akan berkeliaran dan memasuki rumah-rumah jika pintu tak terkunci, ia menganggap bahwa sebuah pintu terkunci adalah tanda bahwa mereka tidak diinginkan (untuk dikorbankan) tetapi pintu yang tak terkunci adalah undangan untuk masuk.
Pada tanggal 27 Januari, ia melakukan pembunuhan yang terakhir, membantai Evelyn Miroth 38 tahun, anaknya 6 tahun, Jason, dan keponakannya berusia 22 bulan bernama David.
Dia melakukan necrophilia dan kanibalisme dengan mayat Evelyn. Dia juga minum darah anaknya dan makan beberapa organ, termasuk otaknya.
Pada tanggal 8 Mei 1979, dia diputus bersalah dari enam tuduhan pembunuhan tingkat pertama dengan hukuman mati di kamar gas.
Dia ditemukan meninggal di sel penjaranya pada tanggal 26 Desember 1980, ia telah melakukan bunuh diri dengan anti depressants yang telah disimpannya selama beberapa minggu.
Tag :
Serba-serbi
Wajah Asli Monalisa
Tidak punya alis bukan suatu hal yang aneh bagi perempuan masa kini yang gemar bersolek. Mencukur habis rambut di atas mata itu sengaja dilakukan agar mempermudah mereka melukis alis yang melengkung sempurna di pagi hari yang sibuk. Tapi Mona Lisa bukan perempuan masa kini. Istri pedagang dari Florentine yang dilukis oleh Leonardo Da Vinci itu hidup pada abad ke-16. Sehingga muncul berbagai pertanyaan mengapa wanita dalam lukisan itu sama sekali tak memiliki alis, bahkan bulu mata.

Beberapa peneliti menyatakan bahwa mencabuti rambut di wajah adalah praktek umum bagi wanita beradab pada masa itu. Sebab, rambut itu dianggap tak elok dilihat. Tentu saja penjelasan ini tak memuaskan banyak penikmat senyum wanita yang penuh tanda tanya itu. Pascal Cotte adalah salah seorang di antaranya. Warga Paris ini kerap bertanya-tanya mengapa Mona Lisa berbeda dengan lukisan sang maestro lainnya. Da Vinci selalu menggoreskan alis dan bulu mata pada semua lukisannya.
Karya Da Vinci yang paling terkenal ini memang bukan barang baru buat Cotte. Pada 1969, Cotte kecil meminjam kartu pass Metro milik ibunya dan pergi ke Museum Louvre untuk melihat sendiri apa yang disebut ibunya sebagai lukisan terindah di dunia. Bocah 11 tahun itu berdiri berjam-jam di depan lukisan etrsebut, sangat lama sehingga seorang penjaga museum menawarkan kursinya.
Sudah 35 tahun berlalu, Cotte--yang kini seorang insinyur teknik--kembali menghabiskan tiga jam di depan lukisan itu. Namun, kali ini ia membawa sebuah kamera raksasa dan izin untuk mengeluarkan lukisan itu dari bingkai dan kotak pengamannya. Foto-foto hasil jepretan Cotte, termasuk mata, mulut, dan tangan yang diperbesar 20 kali lipat, dipamerkan di Metreon, San Francisco, Amerika Serikat.
Foto mata yang diperbesar itulah yang akhirnya menjawab pertanyaan Cotte. Ketika meneliti foto itu, ia menemukan selembar rambut di dahi kiri Mona Lisa, bukti sesuatu yang dulunya alis. Ada kemungkinan alis ini hilang karena pigmen cat memudar atau terhapus gara-gara upaya restorasi yang ceroboh. "Saya adalah seorang insinyur dan saintis. Bagi saya, semua harus masuk akal," ujarnya. "Tidak masuk akal bahwa Mona Lisa tidak punya alis atau bulu mata. Saya menemukan selembar rambut alisnya."
Selain menemukan alis, Cotte menciptakan reproduksi yang disebutnya definisi tinggi yang paling akurat dari lukisan yang berumur 500 tahun itu. Berkat teknik pemindaian gambar 240 juta piksel yang memakai 13 spektrum warna, termasuk ultraviolet dan inframerah, Cotte bisa menampilkan warna asli lukisan itu ketika baru selesai dikerjakan Da Vinci.
Cotte mengatakan pemindaian digital ultradetail lukisan itu memungkinkan ia menggali secara efektif menembus tumpukan cat yang berlapis-lapis dan melihat wajah asli Lisa Gherardini, wanita dalam lukisan tersebut. "Cukup dengan satu foto, Anda bisa lebih mendalami konstruksi lukisan itu dan mengerti bahwa Leonardo adalah seorang jenius," kata Cotte dalam pembukaan pameran "Da Vinci: An exhibition of Genius" di San Francisco, Rabu lalu.
Kamera supercanggih yang lahir dari keahlian Cotte dalam bidang optik dan cahaya itu membantunya memeriksa lukisan yang menjadi obsesinya. Pria 49 tahun itu memperkirakan tak kurang dari 3.000 jam dihabiskannya untuk menganalisis data hasil pemindaian Mona Lisa yang dibuatnya di laboratorium Louvre pada tiga tahun lalu.
Sensor pendeteksi cahaya dari spektrum warna sampai inframerah dan ultraviolet yang tak terlihat mata manusia itu juga mengungkapkan berbagai detail yang hilang dari lukisan tersebut. Gambar zoom in ini membuat Cotte bisa melihat perubahan posisi tangan kanan istri Francesco del Giocondo itu, yang terletak persis di perutnya.
Sebelum Mona Lisa, tidak pernah ada lukisan potret dengan posisi tangan seperti itu. Meski tak mengetahui alasan Da Vinci, banyak pelukis yang meniru posisi tersebut.
Cotte menemukan pigmen yang berada di bawah pergelangan tangan kanan sama persis dengan gambar selimut yang menutupi lutut Mona Lisa. Hal itu menjelaskan bahwa lengan bawah dan pergelangan tangan tersebut memegang satu sisi selimut. "Pergelangan tangan kanan itu terletak jauh di atas perutnya," kata Cotte. "Tapi, jika dilihat lebih dalam memakai inframerah, Anda akan tahu bahwa ia memegang selimut dengan pergelangan tangannya."
Gambar inframerah itu juga mengungkapkan sketsa yang berada di bawah tumpukan lapisan cat dan pernis. Cotte menyatakan hal itu menunjukkan bahwa Da Vinci juga manusia. "Jika memperhatikan tangan kirinya, Anda bisa melihat posisi pertama jari jemarinya serta mengubah pikiran dan melukisnya dengan posisi lain," katanya. "Bahkan Da Vinci pun punya keraguan."
Hasil analisis Cotte juga mengungkapkan warna asli lukisan itu. Waktu, pernis, dan restorasi menyebabkan lukisan yang kini tersimpan di balik kaca antipeluru itu tampak penuh dengan warna hijau gelap, kuning, dan cokelat.
Namun, foto digital 22 gigabita yang dihasilkan 13 filter warna berbeda, bukan filter tiga atau empat warna yang biasa ditemukan dalam kamera digital pasaran, mengembalikan warna asli lukisan itu. Dalam bentuk aslinya, Mona Lisa memiliki warna biru terang dan putih cemerlang. "Bagi generasi mendatang, kami menjamin Anda akan bisa melihat warna asli lukisan itu," ujar Cotte.
Meski sejumlah sejarawan seni mengungkapkan skeptisisme atas temuannya, Cotte berharap teknik baru ini bisa digunakan sebagai panduan bagi restorasi beragam lukisan kuno di masa depan. Setelah memindai Mona Lisa, Cotte membuat foto dengan resolusi supertinggi dari 500 lukisan, termasuk karya Van Gogh, Brueghel, Courbet, dan pelukis Eropa lainnya. "Untuk mengkomunikasikan warisan budaya bagi anak-anak kita, kami perlu menyediakan informasi sebanyak-banyaknya," ujar Cotte.
Tag :
Info TerUpdate
7 Jenis Burung Paling Berbahaya
7. Eagles
Elang adalah binatang yg kuat (cukup kuat untuk mengangkut sesuatu yang memiliki berat empat pon), burung agresif, dan meskipun mereka tidak banyak bahaya bagi manusia di alam liar, dalam ruang tertutup cakar dan paruh mereka dapat membahayakan manusia dengan mudah. (FYI, mereka bisa makan sekitar setengah kilo ikan dalam empat menit.)

6. Hawks and Falcons
Seperti burung pemangsa lain nya, mereka memiliki cakar tajam dan paruh kuat yang digunakan untuk berburu, bersama dengan kecepatan dan kelincahan, menciptakan bahaya serius bagi manusia, bahkan jika hanya burung bayi (paruh nya 'juga dapat dikonfigurasi secara khusus untuk memotong melalui saraf tulang belakang dari mangsa mereka).

5. Owls
Burung hantu adalah raptors, atau burung pemangsa, dan mereka menggunakan cakar dan paruh untuk membunuh, menangkap dan makan. Dalam sebuah ruang tertutup, atau jika burung itu ada dalam ketakutan atau gelisah, bisa berakibat sangat buruk kepada Anda.

4. Seagulls
Burung camar sangat agresif dan dikenal sering menyerang dan bahkan mematuk di kepala orang-orang untuk melindungi sarang dan anak nya. Bahkan, orang-orang Inggris terpaksa membawa payung untuk menghindari serangan itu, setidaknya seorang wanita dibawa ke ruang gawat darurat dengan paruhnya karena luka mendalam di kepala, dan anjing-anjing dibunuh oleh burung-burung.

3. Canada Geese
Angsa Kanada sangat agresif, terutama jika Anda (sengaja atau tidak sengaja) mendekati sarang mereka atau anak mereka, maka mereka akan mengejar Anda hingga pergi dan bahkan menggigit Anda.

2. Ostriches
Burung unta adalah burung gugup dan dapat berbahaya. Mereka merupakan burung terbesar yang masih ada (mereka dapat mencapai lebih dari sembilan meter dan 350 pon) dan kecepatan mereka berlari sangat besar (mencapai 30 mil per jam selama 10 mil lurus). Seperti burung kasuari, mereka memiliki kaki yang kuat (tendangan mereka dapat membunuh seekor hyena), juga mempunyai cakar tajam.

1. Cassowaries
Kasuari, sebuah spesies terancam punah, burung besar yang hidup di hutan hujan, hutan dan rawa di Australia. Kasuari tidak bisa ditebak, agresif dan dikenal untuk kaki besar mereka, dan juga mencakar. Tendangan mereka mampu memecahkan tulang, dan cakar mereka telah bisa disamakan dengan belati.

Elang adalah binatang yg kuat (cukup kuat untuk mengangkut sesuatu yang memiliki berat empat pon), burung agresif, dan meskipun mereka tidak banyak bahaya bagi manusia di alam liar, dalam ruang tertutup cakar dan paruh mereka dapat membahayakan manusia dengan mudah. (FYI, mereka bisa makan sekitar setengah kilo ikan dalam empat menit.)
6. Hawks and Falcons
Seperti burung pemangsa lain nya, mereka memiliki cakar tajam dan paruh kuat yang digunakan untuk berburu, bersama dengan kecepatan dan kelincahan, menciptakan bahaya serius bagi manusia, bahkan jika hanya burung bayi (paruh nya 'juga dapat dikonfigurasi secara khusus untuk memotong melalui saraf tulang belakang dari mangsa mereka).
5. Owls
Burung hantu adalah raptors, atau burung pemangsa, dan mereka menggunakan cakar dan paruh untuk membunuh, menangkap dan makan. Dalam sebuah ruang tertutup, atau jika burung itu ada dalam ketakutan atau gelisah, bisa berakibat sangat buruk kepada Anda.
4. Seagulls
Burung camar sangat agresif dan dikenal sering menyerang dan bahkan mematuk di kepala orang-orang untuk melindungi sarang dan anak nya. Bahkan, orang-orang Inggris terpaksa membawa payung untuk menghindari serangan itu, setidaknya seorang wanita dibawa ke ruang gawat darurat dengan paruhnya karena luka mendalam di kepala, dan anjing-anjing dibunuh oleh burung-burung.
3. Canada Geese
Angsa Kanada sangat agresif, terutama jika Anda (sengaja atau tidak sengaja) mendekati sarang mereka atau anak mereka, maka mereka akan mengejar Anda hingga pergi dan bahkan menggigit Anda.
2. Ostriches
Burung unta adalah burung gugup dan dapat berbahaya. Mereka merupakan burung terbesar yang masih ada (mereka dapat mencapai lebih dari sembilan meter dan 350 pon) dan kecepatan mereka berlari sangat besar (mencapai 30 mil per jam selama 10 mil lurus). Seperti burung kasuari, mereka memiliki kaki yang kuat (tendangan mereka dapat membunuh seekor hyena), juga mempunyai cakar tajam.
1. Cassowaries
Kasuari, sebuah spesies terancam punah, burung besar yang hidup di hutan hujan, hutan dan rawa di Australia. Kasuari tidak bisa ditebak, agresif dan dikenal untuk kaki besar mereka, dan juga mencakar. Tendangan mereka mampu memecahkan tulang, dan cakar mereka telah bisa disamakan dengan belati.
Tag :
Serba-serbi
Harrypottercus Motiviaticus!
Ini hanya untuk menghibur saja. saya dapat dari SMOSH
Apakah Anda memiliki motivator favorit?
Tag :
Lucu