Misteri Chase Vault - peti mati berpindah Barbados
Di Barbados, ada sebuah makam yang bernama Chase Vault. Makam ini tidak seperti makam biasa yang kita kenal. Bangunannya besar dan bisa memuat banyak peti mati di dalamnya. Namun, misterinya bukan disitu. Ada peristiwa aneh yang terjadi pada makam ini. Sepertinya, peti-peti mati yang ditaruh di dalamnya bisa berpindah dengan sendirinya.
Di Barbados, ada sebuah makam yang bernama Chase Vault. Makam ini tidak seperti makam biasa yang kita kenal. Bangunannya besar dan bisa memuat banyak peti mati di dalamnya. Namun, misterinya bukan disitu. Ada peristiwa aneh yang terjadi pada makam ini. Sepertinya, peti-peti mati yang ditaruh di dalamnya bisa berpindah dengan sendirinya.
Misteri ini dikenal dengan nama peti mati berpindah Barbados dan sudah menjadi subyek tulisan beberapa peneliti.
Kisahnya dimulai pada tahun 1724.
Pada tahun itu, seorang pria bernama James Elliot membangun sebuah makam bawah tanah yang besar. Pintu makam itu terbuat dari sebuah marmer besar yang berat dan dirancang dengan cara yang khusus. Saking beratnya batu itu, dibutuhkan sekitar 6-7 orang untuk menggesernya.

Chase Vault
Ketika makam itu ditutup, celah pada marmer besar itu akan disemen sehingga tidak gampang untuk dibuka. Jika suatu hari pintu makam itu hendak dibuka kembali untuk menguburkan seseorang, maka semen tersebut harus dikikis kembali. Setelah proses pemakaman selesai, marmer itu digeser dan harus disemen kembali.
Demikianlah makam itu dirancang sedemikian rupa.

Bagian Dalam Chase Vault
Walaupun telah bersusah payah membangunnya, Elliot tidak pernah dimakamkan di tempat itu. Tempat itu dibiarkan kosong hingga tanggal 31 Juli 1807 ketika Mrs.Thomasina Goddard dimakamkan di tempat itu. Jenazah Mrs.Goddard diletakkan di dalam sebuah peti mati kayu.
Pada tahun 1808, makam itu dibeli oleh keluarga Chase, salah satu keluarga yang kaya raya dan disegani di Barbados. Karena perubahan kepemilikan itu, makam itu itu kemudian diberi nama Chase Vault yang artinya Makam keluarga Chase.
Thomas Chase, pemimpin keluarga Chase, adalah salah seorang yang paling dibenci di Barbados. Menurut salah satu catatan di people's almanac:
"Kepala keluarga itu adalah seseorang yang memiliki tabiat yang jahat, ia begitu kejam terhadap budak-budaknya sehingga mereka sering mengancam akan membunuhnya."
Pada tanggal 22 Februari 1808, anak bungsu Thomas yang bernama Mary Ann Chase yang baru berusia 2 tahun meninggal dunia dan jenazahnya dibawa ke Chase Vault untuk dimakamkan.
Pintu makam itu dibuka, Peti mati Mary Ann yang terbuat dari timah yang berat kemudian dibawa masuk ke dalamnya dan ditaruh disamping peti mati Mrs.Goddard.
Pintu Chase Vault pun ditutup kembali dengan marmer besar itu dan disemen.
Setelah kematian Mary Ann, perlahan-lahan, Chase Vault mulai diisi oleh jenazah anggota keluarga Chase lainnya.
Pada tanggal 6 Juli 1812, hanya 5 tahun setelah kematian Mary Ann, Anak Thomas lainnya yang bernama Dorcas Chase, juga meninggal. Beberapa orang mengatakan kalau Dorcas telah bunuh diri dengan cara mogok makan karena depresi dengan ayahnya.
Mayat Dorcas dibawa ke Chase Vault dan peti matinya yang juga terbuat dari timah yang berat diletakkan di tempat itu bersama peti mati Mrs.Goddard dan Mary Ann.
Hanya beberapa minggu setelah penguburan Dorcas, Mr.Thomas Chase, sang kepala keluarga, meninggal dunia karena bunuh diri. Mayatnya ditaruh ke dalam peti timah seberat 108 kilogram dan dibawa ke Chase Vault.
Inilah awal dari misteri yang membingungkan.
Ketika pintu makam itu dibuka, para pengurus pemakaman kaget karena menemukan peti-peti mati yang sudah ada di dalamnya berada pada posisi yang tidak semestinya. Peti mati Mary Ann Chase telah bergeser ke sudut lainnya.
Anggota keluarga Chase yang melihat itu menjadi sangat marah dan mengira ada penjarah makam yang telah mengacaukan peti-peti mati itu. Namun, mereka tidak menemukan benda apapun yang hilang dari makam itu.
Peti mati Mary Ann kemudian dikembalikan ke posisi semula dan pintu Chase Vault kembali ditutup.
Tetapi, misteri itu tidak berakhir disini.
Pada tanggal 25 September 1816, empat tahun setelah pemakaman Thomas Chase, makam itu kembali dibuka. Kali ini untuk menampung jenazah Charles Brewster Ames yang berusia 11 tahun.
Sekali lagi, mereka menemukan semua peti mati telah berpindah tempat, termasuk peti mati Thomas Chase yang sangat berat. Satu-satunya peti mati yang tidak berubah posisi hanyalah peti mati kayu milik Mrs.Goddard.
Petugas pemakaman kemudian memerintahkan agar peti-peti mati itu dikembalikan ke posisinya yang semula. Saking beratnya peti mati Thomas Chase, dibutuhkan delapan pria untuk memperbaiki posisinya.
Pintu masuk Chase Vault kembali ditutup rapat.
52 hari kemudian, tepatnya tanggal 17 November 1816, pintu Chase Vault kembali dibuka. Kali ini untuk menerima jenazah Samuel Brewster Ames.
Sekali lagi, para pengurus pemakaman menemukan peti-peti mati di dalamnya telah berubah posisi. Dan sama seperti sebelumnya, peti mati kayu Mrs.Goddard adalah satu-satunya peti mati yang tidak berpindah tempat.
Jadi, untuk ketiga kalinya mereka mengembalikan semua peti mati itu kembali ke posisinya yang semula.
Tiga tahun kemudian, tepatnya pada tanggal 17 Juli 1819, makam itu kembali dibuka untuk menerima jenazah Thomasina Clark. Berbeda dengan peti mati sebelumnya, jenazah Clark ditaruh di dalam peti mati kayu.
Ketika pintu makam dibuka, mereka kembali menemukan peti-peti mati di dalamnya berada dalam posisi yang berantakan.
Empat kejadian misterius ini kemudian menarik perhatian gubernur Barbados, Lord Combermere, yang disebut-sebut turut menghadiri pemakaman Clark.
Sang Gubernur kemudian memerintahkan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap makam itu. Namun tidak ditemukan satupun tanda-tanda perusakan ataupun jalan rahasia menuju makam itu.
Jadi, peti-peti mati itu kembali disusun seperti semula.
Peti mati Mr.Goddard yang terbuat dari kayu telah mengalami lapuk yang luar biasa sehingga orang-orang mengikat peti itu dengan tali untuk mencegahnya lepas berantakan dan kemudian menaruhnya di sudut bersentuhan dengan dinding.
Setelah itu, pasir ditaburi ke lantai makam untuk mendeteksi adanya jejak kaki.
Lalu, pintu Chase Vault kembali ditutup. kali ini bukan hanya ditutup, Lord Combermere bahkan menyegel pintu makam itu dengan segel gubernur.
Tanggal 18 April 1820, delapan bulan setelah penguburan Thomasina Clark, Chase Vault kembali dibuka, bukan untuk menerima jenazah baru, melainkan untuk memenuhi permintaan Lord Combermere yang ingin tahu kondisi di dalam makam.
Ketika pintu makam dibuka, Sekali lagi, semua peti mati di dalamnya telah berpindah posisi. Dan sama seperti sebelum-sebelumnya, peti mati kayu Mrs.Goddard adalah satu-satunya yang tidak berpindah.

Posisi sebelum

Posisi setelah diperiksa
Tidak terlihat adanya jejak kaki di pasir di lantai makam.
Bagaimana peti-peti mati itu bisa berpindah?
Mereka yang memeriksanya tidak menemukan tanda-tanda kalau ini adalah ulah tangan manusia. mereka juga tidak menemukan adanya sisa-sisa genangan air atau banjir yang mungkin bisa menggeser peti-peti mati itu. Beberapa orang mengajukan kemungkinan gempa bumi, tetapi dalam rentang waktu itu, tidak terjadi gempa bumi di Barbados.
Karena penyelidikan yang dilakukan tidak membawa hasil apapun, keluarga Chase memutuskan untuk tidak menggunakan makam itu lagi. Chase Vault kemudian diabaikan begitu saja dan peti-peti mati yang ada di dalamnya dipindahkan dan dikuburkan di tempat lain.
Makam itu masih ada hingga sekarang dan dibiarkan kosong.
Kisah mengenai peti mati berpindah Barbados ini pertama kali dipublikasikan oleh Sir JE Alexander dalam bukunya yang berjudul "Transatlantic Sketches" yang terbit tahun 1833. Setelah itu, masih ada beberapa tulisan lagi yang menceritakan kisah mengenai misteri ini.
Pada Desember 1907, Andrew Lang, seorang peneliti kisah-kisah rakyat dari Inggris mencoba untuk meneliti kebenaran kisah ini. Ia menyusuri sejumlah dokumen yang berasal dari Barbados, termasuk catatan pemakaman dan surat kabar setempat.
Lang tidak bisa menemukan adanya berita mengenai fenomena ini di surat kabar ataupun catatan pemakaman pada waktu peristiwa ini disebut terjadi. Namun, ia menemukan ada satu catatan yang tidak dipublikasikan yang berasal dari Nathan Lucas yang mengaku menjadi saksi saat Chase Vault dibuka untuk terakhir kalinya pada tahun 1820.
Lang, tidak bisa memberikan kesimpulan pasti.
Usaha penelitian yang berikutnya datang dari penulis modern bernama Joe Nickell lewat bukunya "Barbados restless coffins laid to rest" yang terbit tahun 1982.
Nickell percaya kalau peristiwa peti mati berpindah itu sama sekali tidak pernah terjadi. Menurutnya, kisah ini hanyalah sebuah Masonic Hoax.
Maksudnya adalah, kisah ini hanya sebuah alegori yang berisi kisah mengenai ruang rahasia yang menurut teks Masonic merupakan misteri purba, simbol kematian dimana kebenaran Ilahi bisa ditemukan.
Nickell menghubungkan kisah peti mati berpindah dengan misteri harta karun pulau Oak yang juga dipercaya sebagai Masonic Hoax lainnya.
Sama seperti Alegori Masonic lainnya, kisah ini dipercaya hanya dibuat oleh para Mason sebagai sebuah kisah simbolis yang tidak pernah terjadi di dunia nyata dan hanya ditujukan sebagai pengajaran bagi para anggota Freemason lainnya.
Nickell juga mengutip bukti yang berasal dari perkataan Lucas:
"Aku sudah memeriksa seluruh dindingnya, lengkungannya dan setiap bagian dari Chase Vault dan menemukan kalau setiap bagian telah berusia tua dan mirip; dan seorang Tukang batu (Mason) di dekatku memukul setiap bagian bawah makam itu dengan palunya, dan ternyata semuanya padat."
Salah satu kutipan mengenai suara palu ini bisa ditemukan di Macoy's Illustrated History and Encyclopedia of Freemasonry dimana dikatakan kalau para Mason menghormati dentuman suara palu sang Master yang melambangkan otoritas.
Masih menurut Nickell, Penggunaan kata "Mason" untuk menyebut tukang batu oleh Lucas cukup menarik. Nickell menduga kalau Lucas sendiri adalah seorang Mason yang berpartisipasi dalam pembuatan alegori itu.
Nickell juga percaya kalau para Mason ternama lainnya ikut berpartisipasi dalam kisah alegori ini dan membantu menutup-nutupinya, seperti Sir Arthur Conan Doyle yang pernah membahas soal Chase Vault pada artikel tahun 1919 di surat kabar "The Strand". Dalam artikel itu, Doyle menggunakan kata "Effluvia" yang berarti kuburan.
Kata itu, umumnya hanya dimengerti oleh para Mason.
Teori Nickell dianggap sebagai penjelasan yang paling masuk akal mengenai misteri ini.
Namun, luar biasanya, walaupun kisah ini dianggap sebagai hoax, misteri serupa disebut pernah terjadi di makam di Stanton, Suffolk, dan di pemakaman Lutherian di pulau kecil Oesel di laut Baltik. Kedua misteri tersebut sama-sama terjadi pada abad ke-19 dan sama-sama belum terpecahkan.
Misteri ini dikenal dengan nama peti mati berpindah Barbados dan sudah menjadi subyek tulisan beberapa peneliti.
Kisahnya dimulai pada tahun 1724.
Pada tahun itu, seorang pria bernama James Elliot membangun sebuah makam bawah tanah yang besar. Pintu makam itu terbuat dari sebuah marmer besar yang berat dan dirancang dengan cara yang khusus. Saking beratnya batu itu, dibutuhkan sekitar 6-7 orang untuk menggesernya.

Chase Vault
Ketika makam itu ditutup, celah pada marmer besar itu akan disemen sehingga tidak gampang untuk dibuka. Jika suatu hari pintu makam itu hendak dibuka kembali untuk menguburkan seseorang, maka semen tersebut harus dikikis kembali. Setelah proses pemakaman selesai, marmer itu digeser dan harus disemen kembali.
Demikianlah makam itu dirancang sedemikian rupa.

Bagian Dalam Chase Vault
Walaupun telah bersusah payah membangunnya, Elliot tidak pernah dimakamkan di tempat itu. Tempat itu dibiarkan kosong hingga tanggal 31 Juli 1807 ketika Mrs.Thomasina Goddard dimakamkan di tempat itu. Jenazah Mrs.Goddard diletakkan di dalam sebuah peti mati kayu.
Pada tahun 1808, makam itu dibeli oleh keluarga Chase, salah satu keluarga yang kaya raya dan disegani di Barbados. Karena perubahan kepemilikan itu, makam itu itu kemudian diberi nama Chase Vault yang artinya Makam keluarga Chase.
Thomas Chase, pemimpin keluarga Chase, adalah salah seorang yang paling dibenci di Barbados. Menurut salah satu catatan di people's almanac:
"Kepala keluarga itu adalah seseorang yang memiliki tabiat yang jahat, ia begitu kejam terhadap budak-budaknya sehingga mereka sering mengancam akan membunuhnya."
Pada tanggal 22 Februari 1808, anak bungsu Thomas yang bernama Mary Ann Chase yang baru berusia 2 tahun meninggal dunia dan jenazahnya dibawa ke Chase Vault untuk dimakamkan.
Pintu makam itu dibuka, Peti mati Mary Ann yang terbuat dari timah yang berat kemudian dibawa masuk ke dalamnya dan ditaruh disamping peti mati Mrs.Goddard.
Pintu Chase Vault pun ditutup kembali dengan marmer besar itu dan disemen.
Setelah kematian Mary Ann, perlahan-lahan, Chase Vault mulai diisi oleh jenazah anggota keluarga Chase lainnya.
Pada tanggal 6 Juli 1812, hanya 5 tahun setelah kematian Mary Ann, Anak Thomas lainnya yang bernama Dorcas Chase, juga meninggal. Beberapa orang mengatakan kalau Dorcas telah bunuh diri dengan cara mogok makan karena depresi dengan ayahnya.
Mayat Dorcas dibawa ke Chase Vault dan peti matinya yang juga terbuat dari timah yang berat diletakkan di tempat itu bersama peti mati Mrs.Goddard dan Mary Ann.
Hanya beberapa minggu setelah penguburan Dorcas, Mr.Thomas Chase, sang kepala keluarga, meninggal dunia karena bunuh diri. Mayatnya ditaruh ke dalam peti timah seberat 108 kilogram dan dibawa ke Chase Vault.
Inilah awal dari misteri yang membingungkan.
Ketika pintu makam itu dibuka, para pengurus pemakaman kaget karena menemukan peti-peti mati yang sudah ada di dalamnya berada pada posisi yang tidak semestinya. Peti mati Mary Ann Chase telah bergeser ke sudut lainnya.
Anggota keluarga Chase yang melihat itu menjadi sangat marah dan mengira ada penjarah makam yang telah mengacaukan peti-peti mati itu. Namun, mereka tidak menemukan benda apapun yang hilang dari makam itu.
Peti mati Mary Ann kemudian dikembalikan ke posisi semula dan pintu Chase Vault kembali ditutup.
Tetapi, misteri itu tidak berakhir disini.
Pada tanggal 25 September 1816, empat tahun setelah pemakaman Thomas Chase, makam itu kembali dibuka. Kali ini untuk menampung jenazah Charles Brewster Ames yang berusia 11 tahun.
Sekali lagi, mereka menemukan semua peti mati telah berpindah tempat, termasuk peti mati Thomas Chase yang sangat berat. Satu-satunya peti mati yang tidak berubah posisi hanyalah peti mati kayu milik Mrs.Goddard.
Petugas pemakaman kemudian memerintahkan agar peti-peti mati itu dikembalikan ke posisinya yang semula. Saking beratnya peti mati Thomas Chase, dibutuhkan delapan pria untuk memperbaiki posisinya.
Pintu masuk Chase Vault kembali ditutup rapat.
52 hari kemudian, tepatnya tanggal 17 November 1816, pintu Chase Vault kembali dibuka. Kali ini untuk menerima jenazah Samuel Brewster Ames.
Sekali lagi, para pengurus pemakaman menemukan peti-peti mati di dalamnya telah berubah posisi. Dan sama seperti sebelumnya, peti mati kayu Mrs.Goddard adalah satu-satunya peti mati yang tidak berpindah tempat.
Jadi, untuk ketiga kalinya mereka mengembalikan semua peti mati itu kembali ke posisinya yang semula.
Tiga tahun kemudian, tepatnya pada tanggal 17 Juli 1819, makam itu kembali dibuka untuk menerima jenazah Thomasina Clark. Berbeda dengan peti mati sebelumnya, jenazah Clark ditaruh di dalam peti mati kayu.
Ketika pintu makam dibuka, mereka kembali menemukan peti-peti mati di dalamnya berada dalam posisi yang berantakan.
Empat kejadian misterius ini kemudian menarik perhatian gubernur Barbados, Lord Combermere, yang disebut-sebut turut menghadiri pemakaman Clark.
Sang Gubernur kemudian memerintahkan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap makam itu. Namun tidak ditemukan satupun tanda-tanda perusakan ataupun jalan rahasia menuju makam itu.
Jadi, peti-peti mati itu kembali disusun seperti semula.
Peti mati Mr.Goddard yang terbuat dari kayu telah mengalami lapuk yang luar biasa sehingga orang-orang mengikat peti itu dengan tali untuk mencegahnya lepas berantakan dan kemudian menaruhnya di sudut bersentuhan dengan dinding.
Setelah itu, pasir ditaburi ke lantai makam untuk mendeteksi adanya jejak kaki.
Lalu, pintu Chase Vault kembali ditutup. kali ini bukan hanya ditutup, Lord Combermere bahkan menyegel pintu makam itu dengan segel gubernur.
Tanggal 18 April 1820, delapan bulan setelah penguburan Thomasina Clark, Chase Vault kembali dibuka, bukan untuk menerima jenazah baru, melainkan untuk memenuhi permintaan Lord Combermere yang ingin tahu kondisi di dalam makam.
Ketika pintu makam dibuka, Sekali lagi, semua peti mati di dalamnya telah berpindah posisi. Dan sama seperti sebelum-sebelumnya, peti mati kayu Mrs.Goddard adalah satu-satunya yang tidak berpindah.

Posisi sebelum

Posisi setelah diperiksa
Tidak terlihat adanya jejak kaki di pasir di lantai makam.
Bagaimana peti-peti mati itu bisa berpindah?
Mereka yang memeriksanya tidak menemukan tanda-tanda kalau ini adalah ulah tangan manusia. mereka juga tidak menemukan adanya sisa-sisa genangan air atau banjir yang mungkin bisa menggeser peti-peti mati itu. Beberapa orang mengajukan kemungkinan gempa bumi, tetapi dalam rentang waktu itu, tidak terjadi gempa bumi di Barbados.
Karena penyelidikan yang dilakukan tidak membawa hasil apapun, keluarga Chase memutuskan untuk tidak menggunakan makam itu lagi. Chase Vault kemudian diabaikan begitu saja dan peti-peti mati yang ada di dalamnya dipindahkan dan dikuburkan di tempat lain.
Makam itu masih ada hingga sekarang dan dibiarkan kosong.
Kisah mengenai peti mati berpindah Barbados ini pertama kali dipublikasikan oleh Sir JE Alexander dalam bukunya yang berjudul "Transatlantic Sketches" yang terbit tahun 1833. Setelah itu, masih ada beberapa tulisan lagi yang menceritakan kisah mengenai misteri ini.
Pada Desember 1907, Andrew Lang, seorang peneliti kisah-kisah rakyat dari Inggris mencoba untuk meneliti kebenaran kisah ini. Ia menyusuri sejumlah dokumen yang berasal dari Barbados, termasuk catatan pemakaman dan surat kabar setempat.
Lang tidak bisa menemukan adanya berita mengenai fenomena ini di surat kabar ataupun catatan pemakaman pada waktu peristiwa ini disebut terjadi. Namun, ia menemukan ada satu catatan yang tidak dipublikasikan yang berasal dari Nathan Lucas yang mengaku menjadi saksi saat Chase Vault dibuka untuk terakhir kalinya pada tahun 1820.
Lang, tidak bisa memberikan kesimpulan pasti.
Usaha penelitian yang berikutnya datang dari penulis modern bernama Joe Nickell lewat bukunya "Barbados restless coffins laid to rest" yang terbit tahun 1982.
Nickell percaya kalau peristiwa peti mati berpindah itu sama sekali tidak pernah terjadi. Menurutnya, kisah ini hanyalah sebuah Masonic Hoax.
Maksudnya adalah, kisah ini hanya sebuah alegori yang berisi kisah mengenai ruang rahasia yang menurut teks Masonic merupakan misteri purba, simbol kematian dimana kebenaran Ilahi bisa ditemukan.
Nickell menghubungkan kisah peti mati berpindah dengan misteri harta karun pulau Oak yang juga dipercaya sebagai Masonic Hoax lainnya.
Sama seperti Alegori Masonic lainnya, kisah ini dipercaya hanya dibuat oleh para Mason sebagai sebuah kisah simbolis yang tidak pernah terjadi di dunia nyata dan hanya ditujukan sebagai pengajaran bagi para anggota Freemason lainnya.
Nickell juga mengutip bukti yang berasal dari perkataan Lucas:
"Aku sudah memeriksa seluruh dindingnya, lengkungannya dan setiap bagian dari Chase Vault dan menemukan kalau setiap bagian telah berusia tua dan mirip; dan seorang Tukang batu (Mason) di dekatku memukul setiap bagian bawah makam itu dengan palunya, dan ternyata semuanya padat."
Salah satu kutipan mengenai suara palu ini bisa ditemukan di Macoy's Illustrated History and Encyclopedia of Freemasonry dimana dikatakan kalau para Mason menghormati dentuman suara palu sang Master yang melambangkan otoritas.
Masih menurut Nickell, Penggunaan kata "Mason" untuk menyebut tukang batu oleh Lucas cukup menarik. Nickell menduga kalau Lucas sendiri adalah seorang Mason yang berpartisipasi dalam pembuatan alegori itu.
Nickell juga percaya kalau para Mason ternama lainnya ikut berpartisipasi dalam kisah alegori ini dan membantu menutup-nutupinya, seperti Sir Arthur Conan Doyle yang pernah membahas soal Chase Vault pada artikel tahun 1919 di surat kabar "The Strand". Dalam artikel itu, Doyle menggunakan kata "Effluvia" yang berarti kuburan.
Kata itu, umumnya hanya dimengerti oleh para Mason.
Teori Nickell dianggap sebagai penjelasan yang paling masuk akal mengenai misteri ini.
Namun, luar biasanya, walaupun kisah ini dianggap sebagai hoax, misteri serupa disebut pernah terjadi di makam di Stanton, Suffolk, dan di pemakaman Lutherian di pulau kecil Oesel di laut Baltik. Kedua misteri tersebut sama-sama terjadi pada abad ke-19 dan sama-sama belum terpecahkan.
Sunday, 12 June 2011
ATM EXP PET 2011 | Ninja Saga
Peralatan :
Fiddler
ATM swf
ATM swf
Fiddler
ATM swf
Caranya :
ATM swf
Caranya :
- Download dulu Fiddler
- Kemudian Install Fiddler
- Baru jalankan Fiddler
- Klik Tab AutoResponder (yg icon-nya petir hijau)
- Centang kotak "Enable automatic responses" dan juga "Permit passthrough for unmatched request"
- Jatuhkan .SWF File yang kamu download tadi ke kolom AutoResponder
- Masuk ke Ninja Saga
- Setelah itu bersihkan chace
- Baru pilih karakter yang akan kamu mainkan
Cara Menghapus chace :
- Untuk Mozilla Firefox : Tools -> Options -> Advanced -> Pilih Network Tab -> Clear Now -> Klik OK
- Untuk Google Chrome : Pilih icon yang berada di pojok kanan atas (sebelah bintang) -> Options -> Under the Hood -> Clear Browsing Data -> Empty the cache -> Clear Browsing Data
Cara Pemakaiannya :
Kalian tinggal masuk ke "Academy", lalu pilih "Fast Auto Pet-Levelling". Nanti .swf akan bekerja dengan sendirinya dan tunggu prosesnya hingga selesai. Minimal, char kalian harus lvl 60
Wednesday, 8 June 2011
Get 8 Magatama with .Swf | Ninja Saga
Peralatan : Fiddler
SWF
Password
Peralatan : FiddlerSWF
Password
SWF
Password
Caranya :
Password
Caranya :
- Download dulu Fiddler
- Kemudian Install Fiddler
- Baru jalankan Fiddler
- Klik Tab AutoResponder (yg icon-nya petir hijau)
- Centang kotak "Enable automatic responses" dan juga "Permit passthrough for unmatched request"
- Jatuhkan .SWF File yang kamu download tadi ke kolom AutoResponder
- Masuk ke Ninja Saga
- Setelah itu bersihkan chace
- Baru pilih karakter yang akan kamu mainkan
Cara Menghapus chace :
- Untuk Mozilla Firefox : Tools -> Options -> Advanced -> Pilih Network Tab -> Clear Now -> Klik OK
- Untuk Google Chrome : Pilih icon yang berada di pojok kanan atas (sebelah bintang) -> Options -> Under the Hood -> Clear Browsing Data -> Empty the cache -> Clear Browsing Data
Cara Pemakaiannya :
Kalian tinggal masuk ke "Recruit Friend", lalu pilih "Start Auto Pilot", trus klik BUY !! Nanti .swf akan bekerja dengan sendirinya dan tunggu prosesnya hingga selesai. Jika kalian ingin mendapatkan 8 Magatama, minimal Char kalian harus lvl 60. Dan Magatama yang di dapat Random. Cheat ini bekerja dengan mengalahkan Boss yang ada di hunting house.
Manchester United F.C.
Manchester United F.C. (biasa disingkat Man Utd, Man United atau hanyaMU) adalah sebuah klub sepak bola papan atas di Inggris yang berbasis di Old Trafford, Manchester,
Dibentuk sebagai Newton Heath L&YR F.C. pada 1878 sebagai tim sepak bola depot Perusahaan Kereta Api Lancashire dan Yorkshire Railway di Newton Heath, namanya berganti menjadi Manchester United pada 1902.
Meski sejak dulu telah termasuk salah satu tim terkuat di Inggris, barulah sejak1993 Manchester United meraih dominasi yang besar di kejuaraan domestik di bawah arahan Sir Alex Ferguson - dominasi dengan skala yang tidak terlihat sejak berakhirnya era Liverpool F.C. pada pertengahan 1970-an dan awal 1980-an. Sejak bergulirnya era Premiership di tahun 1992, Manchester United adalah tim yang paling sukses dengan dua belas kali merebut trofi juara.
Meskipun sukses di kompetisi domestik, kesuksesan tersebut masih sulit diulangi di kejuaraan Eropa; mereka hanya pernah meraih juara di Liga Champions tiga kali sepanjang sejarahnya (1968, 1999, 2008).
Sejak musim 86-87, mereka telah meraih 22 trofi besar - jumlah ini merupakan yang terbanyak di antara klub-klub Liga Utama Inggris. Mereka telah memenangi 19 trofi juara Liga Utama Inggris (termasuk saat masih disebut Divisi Satu). Pada tahun 1968, mereka menjadi tim Inggris pertama yang berhasil memenangi Liga Champions Eropa, setelah mengalahkan S.L. Benfica 4–1, dan mereka memenangi Liga Champions Eropa untuk kedua kalinya pada tahun1999 dan sekali lagi pada tahun 2008 setelah mengalahkan Chelsea F.C. di final. Mereka juga memegang rekor memenangi Piala FA sebanyak 11 kali.[2]Pada 2008, mereka menjadi klub Inggris pertama dan klub Eropa kedua yang berhasil menjadi Juara Dunia Antarklub FIFA.
Pada 12 Mei 2005, pengusaha Amerika Serikat Malcolm Glazer menjadi pemilik klub dengan membeli mayoritas saham yang bernilai £800 juta (US$1,47 milyar) diikuti dengan banyak protes dari para pendukung fanatik.
Sejarah
[sunting]Tahun awal (1878–1945)
Tim pertama kali dibentuk dengan nama Newton Heath Lancashire and Yorkshire Railwaiy F.C. pada 1878 sebagai tim karya Lancashire dan Yorkshire, stasiun kereta api di Newton Heath. Kaos tim berwarna hijau - emas. Mereka bermain di sebuah lapangan kecil di North Road, dekat stasiun kereta api Piccadilly Manchester selama lima belas tahun, sebelum pindah ke Bank Street di kota dekat Clayton pada 1893. Tim sudah memasuki kompetisi sepak bola tahun sebelumnya dan mulai memutuskan hubungannya dengan stasiun kereta api, menjadi perusahaan mandiri, mengangkat seorang sekretaris perkumpulan dan pengedropan "L&YR" dari nama mereka untuk menjadi Newton Heath F.C saja..
Tak lama kemudian, di tahun 1902, tim nyaris bangkrut, dengan utang lebih dari £2500. Lapangan Bank Street mereka telah ditutup
Monday, 30 May 2011
Mengunci Folder Tanpa Software
Berikut ini ringkasan bagaimana cara mengunci folder tanpa software,dalam tips kali ini kita berbicara tentangmengunci folder tanpa software,jelas sekali pasti kalian sudah mengerti apa yang dibutuhkan,karna setiap sesuatu yang berhubungan tanpa software berarti kita bermain dengan code,code yang saya pakai hanya membutuhkan notepad karnanotepad lebih simple
Berikut ini ringkasan bagaimana cara mengunci folder tanpa software,dalam tips kali ini kita berbicara tentangmengunci folder tanpa software,jelas sekali pasti kalian sudah mengerti apa yang dibutuhkan,karna setiap sesuatu yang berhubungan tanpa software berarti kita bermain dengan code,code yang saya pakai hanya membutuhkan notepad karnanotepad lebih simple tapi kadang notepadjuga dapat membuat beberapa kerumitan dalam membuat suatu program karna harus mengetik dan berfikir tanpa bantuan apapun,tapi code dibuat sangat simple anda hanya perlu mengganti beberapa code yang nantinya akan menjadi password dalam program ini.
Tahap pertama seperti yang saya sudah bilang tadi karna kita hanya perlu menggunakannotepad,jadi bukalah notepad kalian lalu paste kan code dibawah ini kedalam notepad tadi.
Lihat tulisan yang berwarna merah,anda harus menggantinya dengan password yang anda inginkan,lalu simpan file tersebut dengan format .BAT contoh LOCKER.BAT dan file tersebut akan berbentuk GEAR lalu double klik file tersebut dan akan tampil secara otomatis folder yang bernama Locker akan muncul,di folder tersebutlah anda akan menyimpan file yang anda inginkan,jika anda ingin menguncinya anda hanya perlu mengklik program yang sudah dibuat tadi yang bernama LOCKER.BAT lalu tekan Y lalu di ENTER,Bila anda ingin membukanya anda hanya perlu mengklik program yang tadi juga dan menuliskan password yang tadi sudah anda buat lalu tekan ENTER.
Bagaimana bermanfaat kan ? hehehehe.
Tahap pertama seperti yang saya sudah bilang tadi karna kita hanya perlu menggunakannotepad,jadi bukalah notepad kalian lalu paste kan code dibawah ini kedalam notepad tadi.
@ECHO OFF
title Folder Locker
if EXIST "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}" goto UNLOCK
if NOT EXIST Locker goto MDLOCKER
:CONFIRM
echo Are you sure you want to Lock the folder(Y/N)
set/p "cho=>"
if %cho%==Y goto LOCK
if %cho%==y goto LOCK
if %cho%==n goto END
if %cho%==N goto END
echo Invalid choice.
goto CONFIRM
:LOCK
ren Locker "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
attrib +h +s "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
echo Folder locked
goto End
:UNLOCK
DISINI TULISKAN PASSWORD YANG ANDA INGINKAN
set/p "pass=>"
if NOT %pass%==pass yang anda inginkan FAIL
attrib -h -s "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
ren "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}" Locker
echo Folder Unlocked successfully
goto End
:FAIL
echo Invalid password
goto end
:MDLOCKER
md Locker
echo Locker created successfully
goto End
:End
Lihat tulisan yang berwarna merah,anda harus menggantinya dengan password yang anda inginkan,lalu simpan file tersebut dengan format .BAT contoh LOCKER.BAT dan file tersebut akan berbentuk GEAR lalu double klik file tersebut dan akan tampil secara otomatis folder yang bernama Locker akan muncul,di folder tersebutlah anda akan menyimpan file yang anda inginkan,jika anda ingin menguncinya anda hanya perlu mengklik program yang sudah dibuat tadi yang bernama LOCKER.BAT lalu tekan Y lalu di ENTER,Bila anda ingin membukanya anda hanya perlu mengklik program yang tadi juga dan menuliskan password yang tadi sudah anda buat lalu tekan ENTER.
Bagaimana bermanfaat kan ? hehehehe.
Tips Rahasia Tersembunyi Perintah “run/command prompt”
Anda tahu Command Prompt (cmd) ?
Kali ini Fajrul akan membahas "tips rahasia tersembunyi Command Prompt" tersebut
Ini dia tips dan kodenya
Anda tahu Command Prompt (cmd) ?
Kali ini Fajrul akan membahas "tips rahasia tersembunyi Command Prompt" tersebut
Ini dia tips dan kodenya
Accessibility Controls – access.cpl
Add Hardware Wizard – hdwwiz.cpl
Add/Remove Programs – appwiz.cpl
Administrative Tools – control admintools
Automatic Updates – wuaucpl.cpl
Bluetooth Transfer Wizard – fsquirt
Calculator – calc
Certificate Manager – certmgr.msc
Character Map – charmap
Check Disk Utility – chkdsk
Clipboard Viewer – clipbrd
Command Prompt – cmd
Component Services – dcomcnfg
Computer Management – compmgmt.msc
Date and Time Properties - timedate.cpl
DDE Shares – ddeshare
Device Manager – devmgmt.msc
Direct X Control Panel (If Installed)* – directx.cpl
Direct X Troubleshooter – dxdiag
Disk Cleanup Utility – cleanmgr
Disk Defragment – dfrg.msc
Disk Management – diskmgmt.msc
Disk Partition Manager – diskpart
Display Properties – control desktop
Display Properties – desk.cpl
Display Properties (w/Appearance Tab Preselected) – control color
Dr. Watson System Troubleshooting Utility – drwtsn32
Driver Verifier Utility – verifier
Event Viewer – eventvwr.msc
File Signature Verification Tool – sigverif
Findfast – findfast.cpl
Folders Properties – control folders
Fonts – control fonts
Fonts Folder – fonts
Free Cell Card Game – freecell
Game Controllers – joy.cpl
Group Policy Editor (XP Prof) - gpedit.msc
Hearts Card Game – mshearts
Iexpress Wizard – iexpress
Indexing Service – ciadv.msc
Internet Properties – inetcpl.cpl
IP Configuration (Display Connection Configuration) - ipconfig /all
IP Configuration (Display DNS Cache Contents) – ipconfig /displaydns
IP Configuration (Delete DNS Cache Contents) – ipconfig /flushdns
IP Configuration (Release All Connections) – ipconfig /release
IP Configuration (Renew All Connections) – ipconfig /renew
IP Configuration (Refreshes DHCP & Re – Registers DNS) – ipconfig /registerdns
IP Configuration (Display DHCP Class ID) – ipconfig /showclassid
IP Configuration (Modifies DHCP Class ID) – ipconfig /setclassid
Java Control Panel (If Installed) – jpicpl32.cpl
Java Control Panel (If Installed) – javaws
Keyboard Properties – control keyboard
Local Security Settings – secpol.msc
Local Users and Groups – lusrmgr.msc
Logs You Out Of Windows – logoff
Microsoft Chat – winchat
Minesweeper Game – winmine
Mouse Properties – control mouse
Mouse Properties – main.cpl
Network Connections – control netconnections
Network Connections – ncpa.cpl
Network Setup Wizard – netsetup.cpl
Notepad – notepad
Nview Desktop Manager (If Installed) – nvtuicpl.cpl
Object Packager – packager
ODBC Data Source Administrator – odbccp32.cpl
On Screen Keyboard – osk
Opens AC3 Filter (If Installed) – ac3filter.cpl
Password Properties – password.cpl
Performance Monitor – perfmon.msc
Performance Monitor – perfmon
Phone and Modem Options – telephon.cpl
Power Configuration – powercfg.cpl
Printers and Faxes – control printers
Printers Folder - printers
Private Character Editor – eudcedit
Quicktime (If Installed) – QuickTime.cpl
Regional Settings – intl.cpl
Registry Editor - regedit
Registry Editor – regedit32
Remote Desktop - mstsc
Removable Storage – ntmsmgr.msc
Removable Storage Operator Requests – ntmsoprq.msc
Resultant Set of Policy (XP Prof) – rsop.msc
Scanners and Cameras - sticpl.cpl
Scheduled Tasks – control schedtasks
Security Center – wscui.cpl
Services – services.msc
Shared Folders – fsmgmt.msc
Shuts Down Windows – shutdown
Sounds and Audio – mmsys.cpl
Spider Solitare Card Game – spider
SQL Client Configuration – cliconfg
System Configuration Editor – sysedit
System Configuration Utility – msconfig
System File Checker Utility (Scan Immediately) – sfc /scannow
System File Checker Utility (Scan Once At Next Boot) - sfc /scanonce
System File Checker Utility (Scan On Every Boot) – sfc /scanboot
System File Checker Utility (Return to Default Setting) – sfc /revert
System File Checker Utility (Purge File Cache) - sfc /purgecache
System File Checker Utility (Set Cache Size to size x) – sfc /cachesize=x
System Properties – sysdm.cpl
Task Manager - taskmgr
Telnet Client – telnet
User Account Management – nusrmgr.cpl
Utility Manager – utilman
Windows Firewall – firewall.cpl
Windows Magnifier – magnify
Windows Management Infrastructure – wmimgmt.msc
Windows System Security Tool – syskey
Windows Update Launches – wupdmgr
Windows XP Tour Wizard – tourstart
Wordpad – write